WAJAH SANG JUARA
Muhammad Faris Ihsanuddin VIII
Hari jumat, tanggal 14 desember 2012
Dihari yang menurutku biasa saja, aku melakukan rutinitasku sebagaimana
kerja sebagai konselor sekolah, menginjak waktu siang aku dikejutkan oleh suara
yang pasti aku kenal. Siswa yang dulu selalu membuat ustadz/ ustadzah menambah
pengalamannya dalam menangani siswa remaja. “ustadz kohar, sini ta” dia
berusaha membujuk saya untuk memperhatikan dia. “saya pengin ngomong, tapi
jangan disini” lanjutnya. “kena apa ris” tanyaku, heran. “jangan disini ustadz,
diluar saja” rayunya. Dia tidak sendiri, terlihat ada dua temannya yang selalu
itu-itu saja kemanapun anak ini berada. Dia tampak bahagia sekali dari raut
wajahnya seakan tidak yakin mengenai dirinya bisa seperti ini. “ustadz, saya
dapat nilai 100 di ujian UAS mapel FISIKA” ucapnya. Tanpa ku sadari aku
mengelus rambutnya, “waow luar biasa ris, kamu hebat” dukunganku. “selama ini saya
belum pernah dapat nilai 100 di ujian, pernah hanya ujian harian, tapi kalau UTS
atau UAS baru kali ini aku mendapat nilai 100” ungkapnya bangga. Langsung aku
tersenyum kepadanya, “kamu sudah menunjukkan usaha terbaik kamu, ini yang ustadz
tunggu-tunggu” kataku. “ustadz Doni memberikan wafer ****Quen” kata temannya,
menyela perkataanku. Langsung aku teringat janjiku dulu diwaktu dia masih kelas
VII, langsung aku menyanggupi “entar kamu pasti dapat dari ustadz kohar, tapi
bukan yang terbaik seperti pemberian ustadz Doni” sanggupku. “aah ndak ustadz,
saya hanya bilang kalau saya mendapat nilai 100 ke ustadz kohar” katanya dengan
bangga. Aku membujuk dia untuk minta foto dirinya lewat Hpku dengan pose wajah
sang juara. “untuk apa ustadz” tanyanya. “entar ustadz masukkan ke blog ustadz
dan sebagai hadiah untuk ustadz” jawabku. “nanti jangan kawatir pasti aku akan
beri hadiah khusus untuk kamu” tambahku.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar